HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

 SEDANG TERSUNGKUR BAGAIMANA  BISA BERSYUKUR?

By On Oktober 19, 2026

CURHAT: Saya wanita bekerja usia 24 tahun.  Anak pertama dari tiga bersaudara. Belum menikah dan tinggal jauh dari orangtua. Saya kost di Jakarta sendiri,  sedangkan orangtua dan adik-adik saya  tinggal di Sumatra.

Dua bulan yang lalu  saya kena PHK. Namun saya tidak sampai hati untuk menyampaikan berita sedih ini kepada orangtua juga adik-adik saya. Orang tua saya sudah tua, saya khawatir mereka akan merasa sedih, kecewa dan jatuh sakit. Begitu juga kalau adik-adik saya tau sekarang saya sudah tidak bekerja, pasti mereka merasa sedih.  

Saya selalu mengatakan, saya baik-baik saja dan pekerjaan saya lancar. Saya juga masih mentransfer seperti biasa kepada mereka, walau jumlahnya sedikit berkurang. Dengan alasan saya kebetulan banyak keperluan, jadi jumlah uang yang saya transfer sedikit saya kurangi. Saya gunakan sehemat mungkin  uang tabungan saya yang saya sisihkan dari gaji saya selama bekerja.

Diantara kesulitan mencari pekerjaan lagi, saya putus hubungan dengan kekasih saya. Padahal kami sudah berpacaran selama hampir 2 tahun. Dia berselingkuh dengan teman kantornya dan beberapa waktu setelah kami putus, dia menikah.

Saya betul-betul hancur. Saya jatuh dan tersungkur. Hidup saya penuh dengan masalah dan kesulitan. Semua terasa mentok. Kadang ada muncul rasa putus asa. Tapi demi mengingat wajah orangtua dan adik-adik, saya berusaha kembali  bangkit.

Saat saya curhat dengan seorang teman, dia meminta saya tetap bersyukur, karena  masih memiliki tabungan untuk menyambung hidup. Beryukur karena putus dengan pria yang tidak setia dan sebagainya. 

Saya merasa percuma curhat sama teman, karena mereka hanya bisa menyuruh bersyukur. Padahal saya sedang benar-benar terpuruk, boro-boro mau bersyukur. Rasanya untuk bisa tetap melangkah saja sudah tidak kuat.

Setiap bangun tidur saya selalu merasa takut menghadapi hari. Rasanya hidup saya gelap dan masalah hidup saya tidak berujung.

Bersama ini saya mohon saran, apa yang sebaiknya saya lakukan agar hidup saya menjadi lebih baik. 

Terimakasih.

Rein – Jakarta Selatan

SARAN: Simpati kami untuk masalah yang sedang Anda hadapi saat ini. Kehidupan kadang memang kurang ramah pada kita. 

Dan dengan Anda curhat ke teman sebetulnya bentuk usaha Anda untuk bangkit. Hal ini menunjukkan bahwa Anda sedang dalam proses memperbaiki diri.   

Bisa dimengerti Anda yang sedang dalam kondisi terluka, merasa kurang sreg dengan saran teman Anda. Teman Anda itu mungkin pernah menghadapi masalah yang serupa dengan Anda, sehingga ia bisa menyarankan hal tersebut. 

Bila Anda merasa hidup Anda saat ini sedang penuh persoalan, mentok dan sebagainya. Cobalah untuk sejenak menengok ke kehidupan orang lain, misalnya teman, kenalan ataupun kerabat yang mungkin juga pernah mengalami masalah seperti Anda saat ini. Misalnya, mereka pernah kena PHK, mereka pernah patah hati. Apa kira-kira yang mereka lakukan untuk bisa bangkit. Dan bagaimana kabar mereka sekarang?

Bukan berarti Anda harus membandingkan hidup Anda dengan orang lain. Tapi kita bisa belajar dari kehidupan orang lain. Karena pada dasarnya, tidak ada seorang pun yang tidak memiliki persoalan hidup. Masing-masing individu pasti memiliki persoalan hidup atau ujiannya sendiri. Tinggal bagaimana individu itu, menyikapinya. Dan bagaimana cara mereka melewati masa sulit itu, yang mungkin bisa kita adopsi. 

Intinya, ketika kita sedang menghadapi masalah hidup yang pelik, berarti batin kita sedang terluka. Kita memerlukan ‘obat’ yang tepat untuk bisa kembali sembuh seperti sedia kala. 

Dengan melihat mereka-mereka yang sudah bisa kembali melangkah tegak setelah tersungkur, adalah secercah harapan bahwa Anda pun bisa melewati masa sulit ini.

Melakukan kegiatan yang Anda sukai yang saat Anda bekerja sulit Anda lakoni, bisa menjadi salah satu obat. Misalnya, olah raga, ikut marathon, berwisata, masak dan sebagainya. 

Dan cobalah  fokus pada hal-hal sederhana di sekitar Anda. Misalnya, nikmati secangkir kopi di pagi hari, jalan santai di sekitar tempat tinggal Anda, belanja kebutuhan sehari-hari Anda  di pasar yang berbeda dari yang biasa Anda datangi.  Semua itu akan membantu Anda merasa lebih ringan, karena di antara masalah pelik yang Anda hadapi, sesungguhnya  masih banyak hal  yang bisa Anda syukuri. 

Dan, seperti teman Anda sarankan mensyukuri apa yang Anda alami akan membuat Anda merasa lebih baik. Mungkin tidak secara seketika, perlu proses, waktu dan kesabaran. Namun setidaknya sesak di dada, dan batin yang terluka, akan mulai mereda, saat Anda mengalihkan fokus perhantian Anda pada hal-hal lain, selain masalah yang sedang melanda Anda.

Yakinlah, apa yang sedang Anda alami saat ini pasti ada hikmah yang bisa dipetik. Ujian kehidupan tidak akan memberi efek apa pun untuk masa depan Anda, bila Anda tidak coba cari tahu kira-kira pelajaran apa yang bisa Anda petik. Pelan-pelan muailah untuk instrospeksi diri. Mungkin ada dalam diri Anda yang perlu dibenahi.

Semua masalah yang Anda alami, bisa dipastikan ada jalan keluarnya. Hanya memang perlu waktu dan kesabaran. Begitu Anda sudah bisa melewati masa sulit itu, Anda pasti akan merasa bangga pada diri sendiri. Dan saat itulah Anda bertumbuh. Langkah Anda terasa makin penuh makna. 

Satu tahap Anda sudah ‘lulus ujian kehidupan’.  Tahap selanjutnya menanti,  harapannya Anda sudah akan lebih siap dan lebih tenang menghadapinya. Dan yakinlah, badai sebesar apa pun pasti berlalu. Tetap semangat!***

Ilustrasi foto: Pinterest

#bersyukur saat tersungkur

#masalah kehidupan

#masalah

#kehidupan

#bersyukur

#tersungkur


 KRIUK KRIUK KERIPIK BAYAM

By On September 12, 2026

Bayam punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya, bayam mengandung zat besi, mineral yang berperan sangat penting dalam fungsi darah merah, yang membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. 

Jadi, kalau bayam digambarkan bisa menambah energi, bukan sekadar fiksi. Seperti  kisah di kartun Popeye, yang menjadi kuat setelah makan bayam .

Bagaimana kalau nggak  suka makan sayur? Tetap ada caranya.  Bayam bisa disajikan sebagai camilan yang lezat.

Buat Anda yang kurang suka sayur, setelah bayam diolah jadi keripik ditanggung akan jadi makanan favorit. Dan meski bayam sudah diolah jadi keripik, tetap memiliki kandungan gizi yang baik.

Mau coba? Berikut resepnya. 


KERIPIK BAYAM

Bahan: 

Bayam segar  yang cukup lebar 10 lembar 

Tepung bumbu serbaguna 5 sdm

Minyak goreng

Tisu dapur 

Air secukupnya

Cara membuat:

Cuci bersih daun bayam, tiriskan.

Siapkan tepung serbaguna dalam mangkuk, beri air secukupnya. Aduk. Jangan terlalu kental dan jangan terlalu encer. 

Siapkan juga tepung serbaguna kering di mangkuk lain.

Celupkan daum bayam di tepung  basah, lalu masukkan ke tepung kering, hingga permukaan daun bayam tertutup tepung. 

Goreng di minyak yang agak banyak dengan api sedang. Setelah terlihat agak menguning, balik. Goreng hingga keripik bayam terasa sudah garing. 

Angkat dan tiriskan di wadah yang sudah dilapisi tisu dapur. 

Siap dihidangkan sebagai camilan, lebih lezat dicocol dengan saus sambal atau saus tomat. 

Enak juga disantap sebagai lauk ditemani nasi hangat.

Agar tahan lama kriuknya, simpan di toples yang kedap udara.

Selamat mencoba. ***


Foto: MWDC

#resep keripik bayam

#keripik bayam

#keripik

#bayam

#camilan

#enak


SEPARAH ITUKAH EFEKNYA?

By On Agustus 25, 2026

 

Sekarang makin mudah kita menemukan wanita merokok. Di kafe-kafe, di restoran, bahkan di ruang publik seperti di ruang tunggu di bandara,  ruang tunggu kereta, sering kita temui wanita tengah asyik menghisap rokok maupun vape (rokok elektrik). 

Meskipun kadang  harus masuk ke ‘ruang khusus perokok’ bukan halangan bagi mereka, yang penting tetap bisa merokok.

Di balik asyiknya menghisap rokok, terutama sesudah makan, saat udara dingin, saat menunggu sesuatu, mungkinkah para wanita perokok, memahami ancaman hebat sedang mengintai mereka?  

Berikut beberapa di antaranya.

Mempengaruhi Kesehatan Reproduksi

Mereka mulai merokok umumnya karena coba-coba. Awalnya mungkin minta rokok ke teman, ”Nyobain ah, kelihatannya kok asyik.” Dari minta sebatang ke teman, tahu-tahu saat ke mini market, salah satu yang masuk keranjang belanjaan … sebungkus rokok.

Kalau sudah beli sekali, bisa dipastikan akan beli dan beli lagi. Itulah magnetnya rokok. Sekali coba bisa langsung suka. 

Padahal, di balik keasyikan menghisap rokok itu, seorang wanita sedang  mempertaruhkan risiko kesehatan dan kehidupannya. Satu batang rokok mengandung ribuan bahan kimia, yang bisa membahayakan kesehatan penggunanya. 

Seperti dikutip dari ALODOKTER, merokok bagi wanita sangat mempengaruhi kesehatan reproduksi, termasuk siklus mestruasi. Zat-zat dalam rokok seperti nikotin dan tar, bisa mengganggu keseimbangan hormon reproduksi. Antara lain siklus haid jadi tidak teratur dan nyeri saat menstruasi.  

Risiko Berbagai Kanker

Banyak literatur kesehatan yang  mempublikasikan hasil penelitian, bahwa merokok sangat mengancam kesehatan.  Khusus bagi  wanita, rokok bisa meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.

Termasuk diantaranya kanker serviks. Zat kimia dalam rokok dapat melemahkan pertahanan sel serviks, memicu infeksi peradangan, serta membuat pertumbuhan sel tidak normal lebih mudah terjadi.

Dan seperti efek rokok pada umumnya, wanita perokok juga terancam kesehatan paru-parunya. Tidak hanya itu, risiko kanker lain seperti, kanker payudara, kanker usus besar, juga  meningkat pada wanita perokok dibanding pria perokok.

Komplikasi Kehamilan & Menopause Dini

Wanita perokok yang sedang hamil, risiko akan mengancam sang ibu dan janin. Seperti plasenta pervia (kondisi ketika plasenta atau ari-ari berada di bagian bawah rahim sehingga menutupi jalan lahir), ketuban pecah dini, persalinan premature, bayi lahir dengan berat badan rendah, keguguran, hingga bayi meninggal di dalam kandungan.

Tidak hanya itu, kandungan nikotin pada rokok juga dapat mengganggu suplai darah ke ovarium. Akibatnya, indung telur kehilangan fungsinya lebih cepat. Dan salah satu efek yang terjadi adalah penurunan produksi hormon estrogen, sehingga mengakibatkan risiko menopause dini. 

Begitu banyak risiko yang harus ditanggung oleh wanita perokok. Baik yang perokok aktif maupun perokok pasif (tidak merokok tapi selalu dekat dengan orang yang merokok, sehingga ikut menghirup asap rokok). 

Belum lagi, menurut nakes yang sering membantu kelahiran, darah wanita perokok aromanya kurang sedap dibandingkan wanita yang tidak merokok.  

Jadi, kenapa harus mempertaruhkan kesehatan begitu tinggi, hanya untuk kesenangan semu, hanya agar kelihatan asyik dilihat, hanya agar nggak gabut saat menunggu sesuatu, agar mulut tidak terasa asam sesudah makan? 

Memang, sangat tidak mudah untuk menghentikan kebiasaan merokok,  apalagi kalau sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun. Harus ada komitmen dan tekad yang kuat dari dalam diri sendiri.  

Mungkin yang perlu diingat, menghentikan kebiasaan yang mengancam kesehatan diri, adalah bentuk dari menyayangi diri sendiri. Kalau bukan Anda yang menyayangi dan mencintai diri sendiri, lalu siapa lagi? Tetap semangat!*** MH

Foto ilustrasi: Pinterest 

#kebiasaan merokok

#risiko wanita perokok

#wanita perokok

#wanita

#rokok

 CERITA SERU 17 AGUSTUSAN GEN Z

By On Agustus 17, 2026

17 Agustus hari istimewa untuk negeri tercinta Indonesia. Tahun ini genap 81 tahun kita merdeka. Beragam kegiatan berlangsung di setiap sudut negeri.

Mulai dari berbagai lomba yang super meriah dan seru yang melibatkan warga, upacara bendera, menghias lingkungan hingga penawaran diskon yang bikin semangat untuk rame-rame menyerbu pusat perbelanjaan.

Untuk para gen Z, kira-kira seseruan apa yang mereka rasakan saat Hari Kemerdekaan RI? 

Ini beberapa cerita mereka. 

Berburu Promo 

Bagiku, 17 Agustus itu selalu seru banget, karena suasananya mendadak ramai dan asyik. 

Bagian yang paling aku tunggu dalam agenda tahunan ini, tentu saja tradisi berburu promo kemerdekaan. Mulai dari notifikasi diskon makanan di aplikasi online, potongan harga belanjaan bulanan di minimarket, sampai penawaran spesial di mal-mal terdekat. 

Semua selalu berhasil mencuri perhatianku. Ada kepuasan tersendiri saat berhasil mendapatkan barang impian atau sekadar menikmati kopi favorit, dengan harga miring khusus edisi 17-an.

Zahra (19), Mahasiswi, Jakarta


Lomba Makan Kerupuk

17 Agustusan di lingkungan tempat tinggalku selalu super meriah. Banyak acara yang diselenggarakan sejak  beberapa hari sebelum hari H.

Waktu SD, sekolahku ngadain beragam acara lomba. Aku ingat sekali ikut beberapa lomba, ada menangkap belut, membawa kelereng di sendok dan yang paling seru lomba makan kerupuk.

Semula aku kira lomba makan kerupuk gampang, karena tinggal menggigit kerupuk yang digantung di tali. Tapi ternyata nggak segampang itu. Walau udah mendongak dan mendekatkan mulut ke kerupuk, tetap aja sulit untuk bisa menggigitnya, karena kerupuknya goyang-goyang. 

Konsentrasi juga jadi buyar karena sorak-sorak penonton makin lama makin keras. Akhirnya, aku menyerah, padahal kerupuk baru berhasil tergigit sebagian, soalnya peluit tanda lomba selesai sudah nyaring berbunyi. Rasanya geli kalau ingat kenangan itu,

Syasa (19), Mahasiswi, Depok


Ikut Lomba Lari

Karena kuliah di luar kota, aku tinggal di asrama kampus. Tahun lalu aku baru pertama kali  merayakan 17 Agustus di asrama. Ternyata, ada banyak kegiatan, salah satunya Asrama Run. 

Karena kelihatannya seru, akhirnya aku ikutan lomba lari. Setelah selesai lari, kita diberi kupon buat ditukarkan dengan hadiah yang nantinya diundi. Selain itu kami para peserta lomba juga dapat konsumsi. Ada beberapa menu dan bebas memilih antara lain soto dan nasi boks. 

Selain Asrama Run, sebenarrnya masih ada beberapa lomba lain, tapi karena aku sudah capek, jadi  nggak ikutan lomba yang lain. 

Walau sederhana, menurut aku seru juga bisa merasakan suasana 17 Agustus pertama di asrama.  Apalagi waktu itu aku masih maba,  jadi selain ikut merayakan HUT RI, aku juga jadi punya pengalaman dan kenangan baru bareng teman-teman di asrama.

Virgy (19), Mahasiswi, Tasikmalaya


Lomba Mindahin Belut

Kalau  17-an sih kebanyakan aku nonton acara sama lomba-lomba di sekolah.. Sebenarnya aku sendiri jarang ikut lomba, palingan dulu cuma sekali pas lomba mindahin belut. Lucunya, dulu aku  nggak geli sama sekali. Masalahnya mereka licin banget, dan cara megang yang bener lebih susah dari keliatannya. 

Tapi kalau soal menang kalahnya lupa, karena udah agak lama. Selain itu paling dulu di SMA kalau 17-an aku  juga ikut gambar buat poster-poster yang dipakai untuk suporteran temen-teman yang lomba. Sekarang aku kuliah di Melbourne,  pastinya bakal mulai kangen sama suasana Agustusan di Jakarta.

Nesya (19), Mahasiswi, Australia


Bikin Lomba untuk Kucing

Tidak seperti tahun lalu, 17-an kali ini aku akan habiskan di rumah saja. Kebetulan juga RW-ku tidak mengadakan lomba apa pun untuk tahun ini. Jadi aku mencari cara lain untuk memeriahkan semarak 17-an sambil stay at home. 

Yang wajib pertama: adalah setel livestream peringatan 17-an dari Istana Negara, buka semua jendela dan nikmatin sambil sarapan. Yang kedua, aku mengide menggelar lomba makan ayam (layaknya lomba makan krupuk) untuk kucing-kucingku. Ini pasti bakal seru banget. Dan yang menang dikasih makanan sekaleng. Sisa hari dihabiskan dengan hal random, namun tentunya masih ditemani oleh livestream Istana Negara, karena menjelang siang dan sore biasanya ada pentas seni dan acara musik dengan lineup yang wow.

Kei (19), Mahasiswi, Sawangan 

Pengalaman mereka merayakan tujuh belasan ternyata seru. Dan, itu akan menjadi kenangan indah mereka, hingga kapan pun. 

Selamat merayakan HUT RI ke-81. Dirgahayu Indonesiaku!*** LH

Foto: Dok. Pribadi

Desain ilustrasi: Kinanti 

#Hari kemerdekaan

#Tujuhbelasan

#HUT RI 81

#HUT RI

Pakaian Atasan Wanita yang Elegan Ala  Benang Jarum untuk Tampilan Harian!

By On Agustus 12, 2026

Memilih pakaian atasan wanita kekinian sebenarnya bukan cuma soal mengikuti tren, tapi juga soal menemukan outfit yang bikin nyaman, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

Menariknya, atasan lengan panjang kini sudah jauh dari kesan formal atau membosankan.

Justru banyak desain modern yang cocok dipakai untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari ke kantor, kuliah, meeting santai, sampai nongkrong bersama teman.

Kalau diperhatikan, sekarang banyak wanita lebih suka membangun koleksi pakaian yang timeless dibanding terus mengejar tren yang cepat berganti. Alasannya sederhana, outfit yang elegan biasanya lebih mudah dipadukan dengan berbagai bawahan dan tetap terlihat stylish meski dipakai berkali-kali.

Kenapa Atasan Lengan Panjang Selalu Jadi Pilihan Favorit?

Ada alasan kenapa fashion item satu ini hampir selalu ada di dalam lemari. Selain memberikan kesan rapi, atasan lengan panjang juga fleksibel dipakai dalam berbagai suasana. 

Misalnya saat cuaca sedang panas, bahan seperti katun premium atau linen tetap terasa adem di kulit. Sementara ketika cuaca sedikit dingin, lengan panjang memberikan perlindungan ekstra tanpa harus memakai outer tambahan.

Mudah Dipadukan dengan Berbagai Outfit

Salah satu kelebihan atasan lengan panjang adalah kemudahannya untuk di-mix and match.

Kamu bisa memadukannya dengan:

● Celana kulot untuk tampilan semi formal.

● Jeans favorit agar terlihat kasual tetapi tetap rapi.

● Rok plisket untuk memberi sentuhan feminin.

● Wide leg pants yang sedang populer di kalangan Gen Z.

Dengan satu atasan saja, kamu bisa menciptakan banyak gaya berbeda tanpa harus membeli terlalu banyak pakaian baru. Menurut banyak pecinta fashion, inilah cara paling cerdas membangun wardrobe yang fungsional.

Ciri Atasan Wanita yang Terlihat Elegan

Elegan bukan berarti harus penuh detail atau warna mencolok. Justru desain yang simpel sering kali terlihat lebih mahal. Beberapa hal yang patut diperhatikan saat memilih atasan antara lain:

1. Pilih Warna yang Mudah Dipadukan

Warna-warna seperti putih, hitam, navy, beige, olive, atau dusty blue cenderung lebih mudah dipakai dalam berbagai kesempatan. Warna netral juga membuat proses memilih outfit setiap pagi jadi lebih praktis.

2. Utamakan Potongan yang Nyaman

Percaya atau tidak, pakaian yang pas di badan akan terlihat jauh lebih menarik dibanding model yang terlalu ketat atau kebesaran. Potongan loose fit dengan siluet yang rapi menjadi favorit banyak wanita karena tetap nyaman dipakai seharian.

3. Perhatikan Kualitas Bahan

Kadang yang membuat sebuah atasan terlihat premium bukan desainnya, melainkan kualitas kainnya. Bahan yang lembut, jatuh, tidak mudah kusut, dan nyaman dipakai akan memberikan kesan elegan secara alami.

4. Elegan Itu Bukan Soal Berlebihan

Ada satu hal yang sering dilupakan saat memilih outfit. Penampilan yang menarik bukan tentang memakai pakaian paling mahal atau paling ramai. Justru kesan elegan muncul ketika seseorang merasa nyaman dengan apa yang dikenakannya.

Atasan lengan panjang dengan desain minimalis mampu memberikan tampilan yang bersih, modern, dan effortless. 

Kamu pun lebih bebas bereksperimen dengan aksesori, tas, atau sepatu tanpa membuat keseluruhan outfit terlihat berlebihan. Kalau ingin membangun gaya yang awet dipakai bertahun-tahun, memilih pakaian berkualitas dengan desain timeless adalah investasi yang jauh lebih bijak dibanding hanya mengikuti tren sesaat.

Temukan Pakaian Atasan Wanita Favoritmu di Benang Jarum

Elegan dan nyaman dipakai dalam segala kesempatan

Sedang mencari atasan wanita lengan panjang yang elegan, nyaman, dan mudah dipadukan untuk berbagai aktivitas? Saatnya melengkapi koleksi outfit harianmu bersama Benang Jarum.

Benang Jarum atau biasa disingkat sebutannya menjadi “BJ” menghadirkan beragam pilihan atasan wanita dengan desain modern, material berkualitas, dan detail yang membuat penampilan tetap anggun tanpa mengurangi kenyamanan. 

Yuk, temukan pakaian atasan wanita favoritmu di Benang Jarum dan ciptakan gaya sehari-hari yang simpel, elegan, serta penuh percaya diri.***

POPCORN TEMAN ASYIK DI AKHIR PEKAN

By On Agustus 08, 2026


Setelah  sibuk dengan kegiatan masing-masing sepanjang minggu, bisa kumpul bareng seluruh anggota keluarga di akhir pekan, adalah momen yang amat berharga.

Ngeriung di ruang keluarga  sambil nonton film bareng pasti seru, atau sekadar ngobrol santai. Makin asyik kalau ada ‘teman’ yang ringan dan tidak terlalu cepat mengenyangkan. Pilihan bisa jatuh pada: popcorn.

Apalagi kalau membuat sendiri, jadi kegiatan yang makin menambah suasana menyenangkan di akhir pekan bersama anggota keluarga tercinta.  Repot? Sama sekali tidak. Bahannya murah, mudah didapat  di mini market dan cara membuatnya pun sat set sudah siap disantap.

Mau coba? Berikut resepnya,


POPCORN ASIN GURIH

Bahan: 

Jagung khusus untuk popcorn 3 sdm 

Margarine 3 sdm

Garam secukupnya

Alat yang diperlukan:

Wajan teflon ukuran sedang yang ada tutupnya. 

Cara membuat:

Panaskan  1 sdm margarine di wajan teflon dengan api sedang, sampai mencair dan agak panas.

Masukkan 1 sdm jagung. Aduk sebentar. Tutup. Masak dengan api sedang.

Tutup jangan dibuka  sampai jagung meletup dan mengembang semua. 

Angkat, bila suka asin taburi dengan sedikit garam.

Lakukan tahapan memasak sampai semua jagung habis. Siap dihidangkan sebagai teman bersantai bersama keluarga tercinta. ***

Foto: MWDC

#popcorn buatan sendiri

#resep popcorn

#popcorn praktis

#popcorn

RESENSI BUKU: JEJAK INSPIRATIF KEHIDUPAN DOKTER NIES ENDANG MANGUNKUSUMO

By On Agustus 03, 2026


Pernahkah Anda merasa hidup ini seperti kepingan puzzle yang acak, namun pada akhirnya membentuk gambar yang utuh dan indah? 

Perasaan hangat inilah yang berhasil ditangkap dengan apik dalam buku Puzzle Kehidupan, karya Marlini Hasan, mantan Senior Editor majalah GADIS dan Managing Editor majalah wanita terkemuka FEMINA. Buku ini bukan sekadar biografi biasa, melainkan sebuah rekam jejak penuh makna dari seorang dokter spesialis THT yang luar biasa, dokter Nies Endang Mangunkusumo.

Membaca buku ini rasanya seperti sedang diajak mengobrol santai oleh seorang sahabat karib. Kita diajak menyusuri lorong waktu, mulai dari kelahiran dokter Nies yang prematur di tengah berkecamuknya revolusi kemerdekaan di Cikampek, hingga masa remajanya yang penuh warna di Jakarta. 

Salah satu bagian paling berkesan adalah bagaimana ia mendidik ketiga anak laki-lakinya dengan 'gaya militer', meneruskan gaya pendidikan ayahnya yang seorang jendral. Semula anak-anaknya merasa tertekan, namun setelah mereka menjadi sosok yang sukses di bidang masing-masing, mereka sangat berterimakasih sekaligus bangga dengan sang ibunda tercinta. 

Mengalir Ringan

Dokter Nies mempersiapkan masa purnabakti dengan indah: berbisnis yg berprinsip jelas.

Daya tarik utama buku ini terletak pada gaya bahasa Marlini Hasan yang mengalir ringan, membumi, dan sangat humanis. Kisah-kisah berat tentang perjuangan medis, tantangan hidup, dan duka kehilangan orang-orang tercintanya. Salah satunya,  saat ia kehilangan satu-satunya adik  perempuannya,  dia dampingi dengan penuh kasih sejak saat sakit hingga dipanggil Sang Pencipta, diceritakan dengan cara yang menghangatkan hati. Penulis sukses memotret dokter Nies bukan sebagai sosok yang mencari panggung atau tepuk tangan, melainkan sebagai the shelter atau benteng pelindung yang tangguh bagi keluarga, teman, dan pasien-pasiennya.

Selain itu, buku ini sangat kaya akan inspirasi kehidupan. Pembaca diajarkan tentang dedikasi tanpa pamrih lewat berbagai kiprah sosial dokter Nies. Mulai dari menginisiasi Program Orangtua Asuh (POTA) untuk mahasiswa kedokteran yang kurang mampu, mengelola Rumah Singgah bagi keluarga pasien dari luar daerah di RSCM, hingga ketulusannya membantu sang suami tercinta yang mendirikan balai kesehatan mata gratis di Pelabuhanratu. Pengabdian tersebut seolah mengingatkan kita bahwa kesuksesan sejati diukur dari seberapa besar manfaat kita bagi sesama.

Ragam Cerita Jujur

Jadi bacaan wanita cerdas & berwawasan luas.(Foto:MH & Dwi)

Sentuhan termanis dari buku ini ada pada bagian epilog dan kumpulan testimoni dari para sahabat serta anak-anaknya di bab-bab akhir. Melalui ragam cerita jujur dari orang-orang terdekatnya, sosok dokter Nies—yang dari luar mungkin terkesan galak dan sangat disiplin—justru tampil begitu manusiawi, jenaka, dan penuh cinta kasih. Perpaduan antara ketegasan seorang ibu dan kelembutan seorang pelayan masyarakat tergambar dengan sangat sempurna.

Bagi siapa pun yang sedang mencari makna hidup, atau sekadar ingin membaca kisah inspiratif tentang perjuangan, keteguhan, dan cinta kasih—buku ini adalah pilihan tepat. Marlini Hasan berhasil menghadirkan biografi yang bukan sekadar catatan sejarah, tapi juga cermin bagi kita untuk merenungi perjalanan hidup masing-masing.

"Berterimakasihlah kepada orang yang memberimu kesempatan untuk berbuat baik" — itulah motto yang dipegang teguh Nies. Dan setelah membaca buku ini, kita pun akan berterimakasih karena diberi kesempatan untuk mengenal sosok luar biasa melalui tulisan yang begitu indah. (Rudy S. Pontoh).


Informasi buku: 

Judul buku: Puzzel Kehidupan Dokter Nies Endang Mangunkusumo

Penulis : Marlini Hasan

Jumah halaman: 134 

Penerbit: Penerbit Buku Kompas, Juli 2026

Buku dapat dipesan online di: LYNK

Foto: MWDC

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *