SEJUTA MANFAAT DAUN SAMBUNG NYAWA
On Oktober 28, 2026
Banyak masyarakat Indonesia yang sudah menggunakan Daun Sambung Nyawa ini untuk beragam penyakit.
Namun ada kondisi tertentu yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi daun ini.
Berikut penjelasan singkat tentang Daun Sambung Nyawa.
Berbeda dengan Daun Dewa
Ada masyarakat yang menyebut Daun Sambung Nyawa sebagai sebagai Daun Dewa.
Memang sekilas dua daun ini nyaris sama atau sulit dibedakan, kecuali yang sudah mengenal masing-masing daun ini dengan baik.
Namun kalau diperhatikan lebih teliti, Daun Sambung Nyawa dan Daun Dewa sangat berbeda. Secara fisik, nama ilmiah hingga manfaat atau khasiatnya.
Daun Sambung Nyawa nama ilmiahnya Gynura procumbens. Sedangkan Daun Dewa memiliki nama ilmiah Gynura segetum.
Untuk ciri fisik daun, Sambung Nyawa berwarna hijau, bentuknya oval dan ujungnya runcing. Permukaan daun ada bulu halus dan tepi daunnya bergerigi halus.
Sementara Daun Dewa daunnya lebih panjang dari pada Daun Sambung Nyawa. Warna daunnya hijau tua dan ada garis keunguan. Dan tepi daunnya bergerigi lebih dalam.
Khasiat Daun Sambung Nyawa
Daun Sambung Nyawa banyak dipercaya oleh masyarakat luas membantu menghentikan siklus pertumbuhan sel kanker.
Oleh sebab itu secara empiris dalam pengobatan tradisional, Daun Sambung Nyawa sering digunakan untuk membantu pemulihan mereka yang menderita kanker payudara, kanker rahim, kanker usus besar serta kanker darah (leukemia).
Daun Sambung Nyawa yang banyak ditemui di halaman-halaman masyarakat Asia, seperti di Thailand, Malaysia, Vietnam dan Indonesia ini, ternyata berdasarkan studi literature memiliki zat aktif seperti flavonoid, tannin, saponin dan terpenoid, yang berkhasiat menghambat pembelahan dan pertumbuhan sel kanker.
Dengan mengonsumsi Daun Sambung Nyawa, akan mencegah kanker pada fase awal dan menekan penyebaran sel kanker.
Selain membantu mereka yang menderita kanker, Daun Sambung Nyawa juga membantu mereka yang menderita diabetes atau sakit gula. Karena daun ini menurunkan kadar gula darah.
Karena menurunkan kadar gula dalam darah, maka daun Sambung nyawa ini tidak disarankan untuk mereka yang gula darahnya rendah (hipoglikemia).
Yang menarik lagi, Daun Sambung Nyawa ini dipercaya bisa meningkatkan kesuburan. Sehingga di daerah-daerah tertentu di Indonesia, mereka yang sulit mendapatkan keturunan disarankan untuk rajin mengunsumsi Daun Sambung Nyawa.
Masih sederet khasiat daun ini, antara lain mengobati infeksi, menyetop pendarahan, mengurangi peradangan, mengatasi gangguan pencernaan, membantu menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida, serta meningkatkan kolesterol baik.
Cara Mengonsumsi
Daun Sambung Nyawa sebagai obat bisa dikonsumsi dengan berbagai cara.
Salah satunya dengan dijadikan lalapan. Kebetulan Daun Sambung Nyawa memang rasanya segar, sedikit mirip dengan daun mint. Sehingga kalau dijadikan lalapan tidak terasa sebagai obat.
Ambil 5 lembar Daun Sambung Nyawa, cuci bersih, lalu komsumsi sebagai lalapan. Konsumsi secara teratur setiap hari selama beberapa hari. Misalnya, untuk mereka yang menderita pendarahan, sampai pendarahan berhenti.
Bisa juga dijadikan teh. Sekitar 5 sampai 7 lembar daun Sambung Nyawa yang segar, cuci bersih lalu direbus dengan menggunakan air sebanyak 2 gelas, setelah mendidih, diamkan sampai air dingin, lalu diminum secara teratur.
Untuk yang mengalami masalah kulit, luka, meradang atau gatal, bisa menggunakan sekitar 10 lembar Daun Sambung Nyawa yang segar, dicuci bersih, lumatkan, lalu oleskan di tempat yang bermasalah sampai pendarahan, peradangan atau gatal menjadi berkurang.
Untuk penyakit yang membutuhkan penangananan dokter ahli, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi pengobatan herbal ini. Salam sehat! (LH)
Foto ilustrasi: Ist
#manfaat daun sambung nyawa
#pengobatan herbal
#daun sambung nyawa
#sambung nyawa
#herbal







.jpg)
.jpg)

.jpg)




